Sudah?...
Puas?...
terhunuskah pedang tajam dari rasamu?...
terteteskah darah patah dari perempuanmu?...
mata dua yang kau tancapkan perlahan menggoresmu...
api yang kau nyalakan perlahan membakarmu...
tolooong! sakiiit! panaaas!...
kau hanya bisa mengerang saat perempuanmu hilang...
tertunduk lesu dalam pasungan sesakmu...
maafpun sudah dikurungnya...
pastikan tangismu tanpa guna